Randy Pausch’s Last Lecture


Apa yang akan Anda lakukan?
 Jika suatu hari anda di vonis oleh dokter bahwa usia anda hanya tersisa 3 bulan atau paling lama 6 bulan karena kangker pankreas yang anda derita?.

Dan bagaimana ekspresi Anda? Kecewa dengan keputusan dokter ,sedih , Mencoba menghabiskan waktu yang ada dengan bersenang senang?.

Dr. Randy Pausch

Dr. Randy Pausch (Photo credit: Wikipedia)

Randy adalah seorang Dosen. Mungkin, di usianya yang hanya tersisa 3 bulan Randy Pausch bisa saja membuka usaha baru untuk menjamin masa depan anaknya. Ia juga mungkin bisa memilih untuk pergi ke tempat yang ia di impikannya sebelum usianya benar benar habis.

Tahukah Anda? Ekspresi apa yang ia ungkapan setalah mengetahui sisa usianya yang hanya 3 bulan itu?.

Randy memilih untuk mengekspresikannya dengan menulis buku. Whats?!! Ya, Randy memilih sesuatu yang belum pernah dilakukannya. Karena ia sadar, buku akan menjadi warisan paling berharga untuk anak anaknya. Ia juga sadar bahwa lewat buku ia tetap bisa hidup, meski jiwa raganya sudah tidak lagi hidup.

Lalu apakah dengan menulis, dan mengungkapkan perasaannya lewat buku dunia akan mengenal siapa itu Randy Pausch?

Awalnya Randy sendiri tidak tahu apakah lewat buku ia bisa mendapatkan sesuatu yang lebih hebat dari menulis buku. Tetapi pada Akhirnya waktu jugalah yang membuktikannya.

Sebagian dari isi bukunya menjadi bahan ceramah terakhir di universitas tempatnya berkerja. Beberapa waktu sebelum ajalnya tiba, universitas tempatnya bekerja memberikannya kesempatan, untuk memberikan ceramah terakhirnya, tepatnya sebelum ia benar benar meninggal dunia. Dan secara singkat, Rekaman dari ceramahnya diupload di youtube dan di akses belasan juta orang. Buku yang ia tulis juga dicetak perdana sebanyak 400.000 kopi dan dicetak ulang hingga terjual sebanyak 4,5 juta kopi di Amerika. Dan kini bukunya sudah diterjemahkan ke dalam 46 bahasa dan sukses bertahan selama 85 minggu di daftar New York Best Seller. Bukunya menghasilkan Profit sebesar US $6.7 Juta (Rp 60 Miliar-an) dari penerbit Tentu saja dengan jumlah profit sebesar itu Randy tidak perlu lagi cemas memikirkan anak anaknya. Bayangkan, Jika saja Randy Pausch memilih cara yang salah untuk mengekspresikan sisa hidupnya yang singkat. Mungkin dunia tidak akan pernah tahu siapa itu Randy Pausch. Tanpa buku yang ia tulis Randy Pausch hanya menjadi kenangan bagi keluarganya saja.

Kesimpulannya adalah berapa banyak dari kita yang telah membuang waktu hanya untuk hal-hal yang sama sekali tidak mendatangkan kebaikan bagi sesama dan dirinya sendiri? Sampai kapan Anda mau “terlena” dengan indahnya dunia ini, apakah Anda harus mengalami hal seperti Randy Pausch terlebih dahulu dan baru sadar bahwa selama hidup Anda belum melakukan apapun yang berarti. Sering kali saat kita ingin melakukan sesuatu banyak hal-hal yang membatasi diri. Mulai sekarang, saat Anda telah membaca kisah luar biasa ini, jangan sekali-kali Anda dibatasi oleh kondisi Anda saat Anda ingin melakukan sesuatu. Kondisi Anda TIDAK menentukan kemampuan Anda, TEKAD Anda lah yang menentukan seberapa besar kemampuan Anda untuk melakukan kebaikan bagi diri Anda, Orang lain, dan Keluarga Anda Sendiri.

Jadi mari sekarang kita buang batasan-batasan yang ada dalam diri Anda dan cepatlah untuk berbuat sesuatu sebelum usia memakan Anda.

Sukses Selalu,

Warm’s Regards

Michael Wibowo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s