Pengalamanku Bekerja di Kapal Pesiar

Setelah saya lulus SMA, saya sebenarnya berencana untuk melanjutkan di salah satu universitas di Yogyakarta. Saya pun sebenarnya sudah mendaftar dan DITERIMA via Jalur Prestasi (akhirnya kesampaian juga diterima lewat jalur prestasi). Tapi memang ada kendala di keuangan keluarga, saya harus mengurungkan impian saya untuk belajar di universitas dan mendapatkan gelar sarjana. Berat sebenarnya tapi tidak ada pilihan lain, jika saat itu saya mampu bekerja pun, tetap tidak akan cukup untuk membiayai sekolah dan kehidupan sehari-hari saya.


Jadi saya disarankan oleh orang tua untuk mengikuti kursus sekolah pelayaran di Yogyakarta. Dan singkat cerita masuklah saya dalam dunia kepariwisataan. Selama 4 bulan saya mengikuti kursus, banyak hal baru yang saya pelajari dari bidang ini. Dan akhirnya saya diujung kursus saya, dan untuk mendapatkan sertifikat saya harus mengikuti training selama 6 bulan di hotel. Tapi hal itu tidak pernah saya lakukan? Kenapa? Bukan karena saya tidak ingin mendapatkan sertifikat saya, melainkan saya harus membiayai kehidupan saya disana. Dan akhirnya saya mencoba mendapat rekomendasi kerja, Puji Tuhan saya diterima kerja di salah satu restauran baru d Yogyakarta.

Hampir selama satu tahun saya bekerja disana, dan memang seperti pembelajaran baru lagi buat saya, dan tiba-tiba sekolah saya menelpon saya dan memberikan informasi bahwa ada kesempatan bekerja di kapal pesiar, di luar negeri. Saya tertarik karena memang ingin mendapatkan hasil yang lebih lagi, dan membangun masa depan saya. Dan hal itu membuat saya resign dari pekerjaan saya dan fokus dalam perekrutan kapal pesiar pertama saya.

Interview dan segala macam test sudah saya lakukan dan saya mulus akhirnya saya diharuskan untuk mendapatkan sertifikat BSC dan saya mengambil sertifikat itu dengan mengikuti kelas di Jakarta selama 1 bulan. Sempat sakit parah disana, dan merepotkan pacar saya, karena uang saya tidak cukup saya dengan menahan rasa malu memohon untuk meminjami uang untuk membeli obat. Singkat cerita saya telah sukses mendapatkan sertifikat BSC walaupun dengan susah payah.

Akhirnya masa keberangkatan saya tiba, waktu itu tahun 2009. Saya berangkat dari Yogyakarta menuju Batam, lalu nsik Fery menuju ke kapal pesiar. Saat pertama kali menginjak kapal pesiar, hal pertama yang saya katakan dalam hati “Jadi begini yang namanya kapal pesiar ya” sambil tengak-tengok kanan-kiri,hehe.
Saya dikontrak selama satu tahun dan saya berhasil menyelesaikannya dengan baik. Dengan record yang cukup baik. Tetapi kenapa saya tidak melanjutkan kontrak adalah karena satu alasan, yaitu pacar saya. Saya tidak akan mampu jauh darinya lagi.

Pelajaran yang saya dapat dari pengalaman ini adalah jika mau bekerja keras dan membayar harga, maka impian sebesar apapun akan Anda dapatkan, karena sebenarnya Anda tetap yang terbesar dibanding mimpi Anda. Saya memimpikan untuk dapat pergi ke luar negeri itu sejak kecil. Waktu itu saya ingin ke Singapore, karena kakak saya pernah pergi kesana, saya ingat kata kakak saya “Kamu pasti bisa pergi kesana dengan kemampuan mu sendiri” ternyata saya memang dapat pergi disana, bahkan seminggu lebih, dan dapat tambahan ke Penang, Malaysia. Karena kapal pesiar saya ternyata beroperasi di Penang, Malaysia.

Jadi pesan moral yang akan saya berikan saat ini kepada Anda.
Janganlah Anda takut untuk bermimpi, jangan buang waktu Anda hanya untuk mimpi-mimpi yang kecil, karena mimpi yang kecil Anda sudah mampu menebak bagaimana hasilnya. Bermimpilah yang besar, bagaimana Anda dapat memiliki tekad yang kuat jika Mimpi Anda pun tidak Besar. Jadi janganlah takut dan buang waktu Anda. Bermimpilah yang Besar.

Sukses Selalu,

Warm’s Regard

Michael Wibowo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s